Cewek Saweran

Tahun Produksi: 
2011
Tipe Project: 
Film Panjang
Sutradara: 
Eddie Cahyono
Project Owner: 
Batavia Pictures

Cewek Saweran menceritakan sebuah kisah percintaan yang dibumbui oleh dangdut modern. Ayu, gadis yang berasal dari desa kecil di pinggiran kota Jogjakarta ingin menjadi penyanyi dangdut terkenal, ia harus meninggalkan ayahnya yang sedang sakit-sakitan, untuk hijrah ke kota Jogya. Di Jogja Ayu menumpang di rumah Ningsih, tantenya yang membuka usaha salon kecil-kecilan
 
Dimas, teman Ayu dari kecil yang lebih dulu pindah ke Jogja untuk kuliah. Selama Ayu belum mendapatkan pekerjaan, ia membantu Ningsih bekerja di salon trendinya itu. Beberapa minggu Ayu justru hanya berkutat di salon Ningsih. Sesekali Dimas mengantar Ayu mencari pekerjaan

Perjalanan Ayu menuju cita-citanya dipenuhi dengan dilema dan kekecewaan yang mendalam. Ayu harus mengamen bersama Dimas dan seorang temannya Angga, untuk bertahan hidup dan membuktikan kalau Ayu memang mempunyai suara yang bagus. Setiap kali menyanyi Ayu selalu menyedot perhatian para lelaki, bagai terhipnotis oleh goyang dan suara Ayu. Mereka mengeluarkan lembar demi lembar uang untuk saweran. Dari situlah Ayu mendapat julukan cewek saweran
 
Sementara itu Dimas dan Angga masing-masing berusaha masuk ke dalam hati Ayu, sehingga sering menimbulkan konflik di antara mereka. Siapakah yang berhasil mendapatkan hati Ayu? Apakah Ayu berhasil menggapai cita-citanya menjadi penyanyi dangdut terkenal?

 

Produser: Lucki Lukman Hakim
Sutradara: Eddie Cahyono
Penulis: Ifa Isfansyah
Pemeran: Juwita Bahar, Krisshatta Luis, Djaduk Ferianto, Marwoto Kawer, Dyah Arum
Tanggal edar: 3 Maret 2011

Produksi untuk Batavia Pictures
Rating LSF :Remaja (teenage)
Durasi : 84"

 
Review Media:
"Sutradara Eddie Cahyono yang bersama penulis Ifa Isfansyah yang mengawali karir mereka dari sebaris film-film indie di kota institusi mereka, Jogja, lewat bendera Fourcolours, untungnya tak harus menjual diri membesut tema-tema sejenis"
 
"Saya senang ketika melihat "Cewek Saweran" memakai setting kota Yogjakarta sebagai tempat Ayu melangkahkan kakinya untuk menggapai impiannya, bukan melulu kota Jakarta yang digambarkan sebagai kota pengabul impian"
 
"Jalan cerita yang sederhana mampu ditampilkan secara maksimal oleh sutradara, Eddie Cahyono, berkat dukungan akting para pemeran yang solid plus beberapa iringan lagu dangdut yang sangat mudah untuk dinikmati"